Sabda Rosululloh Dari Ummi Salamah

Hadits Bijana Dari Umi salamah

Assalamu alaikum wr, wb, salam sapa saya kepada para sahabat, Dalam kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang hadits bijana-bijana dari ummi salamah yang mana artikel ini adalah terusan dari artikel sebelumnya yaitu keterangan hadits dari hudzaifah bin yaman, Keterangan hadits ini diharapkan dapat membantu para sahabat tentang menentukan apa sih hukumnya orang yang makan atau minum dari bijana perak dan emas, Oke mari kita simak saya hadits nya dibawah ini. http://www.kajianmuslim.net/2016/09/kitab-bijana-bijana-hadits-dari-ummi-salamah.html

Berikut Hadits nya…

“An ummi salamata Qoolatc : Qoola rosuululloohi Saw, Alladzii tasy robu fii inaa ilfidh dhoti innamaa yujar jirufiibathnihi naarojahannama muttafaQun alaih.”

Artinya :
Dari ummi salamah : ia berkata : telah bersabda rosululloh saw, :”Orang yang minum di bijana perak, tidak lain melainkan mencurahkan kedalam perutnya api neraka”. MutafaQ’alaih”

Nah sahabat itulah Hadits dari ummi salamah tentang keterangannya dari sabda rasululloh mengenai bijana emas dan perak…

Selanjutnya keterangan DARI IBNU ABBAS Tentang BIJANA-BIJANA

Advertisements

BAB BIJANA-BIJANA | Sabda Rosululloh Dari Hudzaifah Bin Yaman

Bijana-Bijana

Assalamu alaikum wr, wb, Dalam kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang hadits yang menerangkan hukum Bijana-bijana atau hukum meminum air dalam wadah perak dan emas, Berikut ini adalah keterangan hadits menurut Huzaifah bin yaman, Yang saya kutip dari KITAB BULUGHUL MARAM…

Berikut haditsnya
“an hudzaifatabnil yamaani qoola: Qoola rosuululloohi Saw, Laatasy robuufii aaliyatidz dzahabi walfidh dhoti walaata kuluufii shihaa fihimaa fa innahaalahum fid dunyaa walakum fil aakhiroh. Muttafaqun alaihi”

Artinya :
Dari hudzaifah bin yaman ia berkata : telah bersabda rasululloh saw: janganlah kamu minum di bijana emas dan perak ; dan janganlah kamu makan pada piring keduanya, karena (bijana-bijana) itu untuk mereka ) didunya, Dan untuk kamu di akhirat”.
Muttafaq’ alaih.

Source: http://www.kajianmuslim.net/2016/09/bab-bijana-bijana-hadits-dari-hudzaifah-bin-yaman.html